Simulasi Skala Besar Asesmen Nasional (AN) Siswa SD

Simulasi Skala Besar Asesmen Nasional (AN) Siswa SD

Asesmen Nasional (AN) merupakan penganti Ujian Nasional (UN) yang sudah dihapuskan pada tahun ini. Ujian ini berbasis komputer sehingga dilaksanakan simulasi skala besar Asesmen nasional sebagai persiapan pelaksanaan ujian Assesmen nasional.
Simulasi ini dilaksanakan pada tanggal 8 Desember 2020 diikuti oleh 5 siswa perwakilan SDIT Al-Fityan School Aceh. Kegiatan berlangsung di Lab. Komputer Al-Fityan School Aceh. Soal ujian berisi tentang menganalisa literasi dalam bentuk bacaan dan analisa numerasi dalam bentuk angka. Literasi dan Numerasi ini nantinya akan membantu siswa untuk berpikir dan mencerna informasi dalam bentuk tertulis dan dalam bentuk angka atau kuantitatif.
Kegiatan Simulasi Skala Besar Asesmen Nasional terlaksana dengan baik. Diharapkan dengan adanya simulasi ini dapat meningkatkan pembelajaran siswa untuk kedepannya, terutama dalam menganalisa literasi dan numerasi.
Para Inspirator Berbagi Kisah pada Siswa SDIT Al-Fityan School Aceh

Para Inspirator Berbagi Kisah pada Siswa SDIT Al-Fityan School Aceh

”Bagi Anda (para inspirator) hanya satu hari cuti bekerja. Namun satu hari kehadiran kalian, bagi murid-murid itu bisa menjadi hari yang menginspirasi mereka seumur hidup. Berbagi cerita, pengalaman dan pengetahuan untuk menjadi inspirasi, cita-cita dan mimpi yang kelak akan mereka wujudkan.”

Kamis (5/3). Ada yang berbeda hari ini di ruang kelas. Pelajaran yang dipelajari juga terlihat berbeda. Wajah yang berdiri di depan kelas pun juga berbeda. Ada yang berpakaian dokter, jaksa, wartawan, pakaian polisi dan masih banyak lainnya.

Siapakah mereka?

Mereka adalah para inspirator yang hadir memenuhi panggilan hati untuk bercerita dan berbagi pengalaman tentang profesi yang mereka tekuni. Ada Pak Zuhri, A.Md sebagai Petani Organik, Kak Reza Luthfia sebagai Pebisnis Online, Kak Ratna Furi, S.Hut sebagai Driver Koala, Pak Anharullah sebagai Wartawan TVONE, Kak Yuca Zenobia sebagai Wirausaha, Bg Muhammad Ridha sebagai Entrepreneur Muda, Bg Zulkarnen, S.Pd.I sebagai YouTuber, Bg Wahyu Rezeki, M.I.Kom, CH, CHt sebagai Dosen & Motivator, Ibu Diana Febrita, S.Farm, Apt sebagai Apoteker, Bg Uli Akbar sebagai Penulis, dr. Anna Trianna sebagai Dokter anak, bg Ariel Kahhari sebagai News Anchor TVRI, dr. Kiblat Puspa Vijaya, SE.,M.K.K sebagai Dokter Umum Bandara SIM, Ibu Epi Puspita, SH sebagai Jaksa, bg Muhammad Mulqan sebagai Software Engineer, Kak Sri Novita Sari sebagai Chef, drh. Roslizawati, M.P sebagai dokter Hewan, Bripda Deby yolana F.S. /Bripda cut Zahra Humaira/ Bripda devila Anggraini sebagai Polwan dan bapak Amrina,S.Kom.,S.Pd. sebagai Mentor Online.

Anak-anak sangat antusias serta semangat luar biasa mendengarkan cerita, motivasi dan pengalaman dari para inspirator. Sehingga, anak-anak jadi tahu, bahwa cita-cita itu tak hanya sebatas seorang dokter, pilot dan guru seperti yang dicita-citakan anak-anak pada umumnya.
Fisik relawan memang hadir satu hari di depan mata anak-anak. Tapi, semangat cita-cita akan terus dikenang selamanya. Sehari mengajar, seumur hidup menginspirasi.

Semoga anak-anak semakin semangat dan terus bertambah wawasannya. Mulai berani untuk bermimpi tinggi serta berani mengambil langkah setapak demi setapak untuk mewujudkan mimpinya. Dan juga tak pernah lupa melangitkan doa. Allah akan selalu memberikan jalan bagi hamba-hambaNya yang mau berusaha dan pantang menyerah.

(Ar-Ra`d:11) – Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.

Dunia Inspirasi Al-Fityan School Aceh

Dunia Inspirasi Al-Fityan School Aceh

Sejatinya seorang guru harus memiliki kepercayaan diri dan ceria saat menghadapi siswa-siswa. Segala keluh kesah harus mampu disembunyikan saat bertatapan dengan murid.

Dunia Inspirasi Aface, yang dikenal dengan nol rupiah. Dimana para pemateri atau inspirator tak dibayar sepeserpun. Karena sejatinya relawan tak dibayar bukan karena tak berharga, tetapi karena mereka tak ternilai harganya. Para inspirator ini, atau disebut juga dengan relawan Inspiratif, diajak untuk berbagi ilmu dengan guru-guru TK dan SD. Relawan tersebut adalah Ustadz Wahyu Rezeki, M.I.Kom, CH, CHt menyampaikan materi tentang Menjadi Guru QeCe (Qeren dan Ceria). Yosa Lanovastia, S.Pd dari alumni Pengajar Muda Indonesia Mengajar, menyampaikan materi tentang Multiple Intelligents, Positive Disipline, dan Metode Mengajar Kreatif.

Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu 29 Februari 2020 di Aula Resto Al-Fityan School Aceh. Acara dibuka dengan bacaan ayat suci Al Quran, kata sambutan dari Bu Jumiati, S.E selaku Wakil Direktur Div. Pendidikan dan MSDM, dilanjutkan dengan senam otak, dan langsung dimulai oleh pemateri pertama, yaitu ustadz wahyu. Lalu peserta break 15 menit, dan dilanjutkan dengan materi Multiple Intelligents yang dibawakan oleh Yosa.

Peserta sangat bersemangat dan antusias. Kedua pemateri mampu membawa suasana dengan begitu semangat dan ceria.

Guru-guru terlibat aktif. Bergerak sesuai dengan instruksi dari pemateri.
Sesi pertama, guru-guru diajak intropeksi diri terkait sikap siswa jika ada yang membangkang. Guru sebagai Role model, harus benar-benar mampu untuk memperbaiki diri terlebih dulu sebelum mendidik.
Saat mengajar, guru-guru harus percaya diri dan bergairah, tidak boleh berkeluh kesah kepada siswa, tidak boleh marah-marah, tidak boleh penampilan gelisah, guru harus ramah dan sumringah, apresiatif, tidak arogan, penampilan oke, guru juga harus berbakat dan mampu berkisah, serta guru harus bisa menjadi guru yang dirindukan oleh siswa-siswa.

Saat pemateri ke dua, guru-guru diajak memecahkan beberapa masalah/studi kasus yang benar-benar terjadi pada siswa menggunakan metode Walking Galery atau Galery Walk. Peserta juga terlihat antusias saat mengelilingi kelompok-kelompok lain.

Tak hanya itu, selain nol rupiah ada hal lain yang berbeda kemarin, peserta diminta untuk membawa tumbler, karena tidak ada penyediaan minuman kemasan dalam gelas seperti pelatihan-pelatihan biasanya. Bu Sri Utami, selaku Kepala SDIT Al Fityan School Aceh merekomendasikan panitia untuk menyediakan “water station” agar peserta bisa mengisi ulang airnya. Hal ini adalah tindak lanjut dari kegiatan “Go Green” yang sudah dimulai dari beberapa bulan lalu dengan membawa tempat bekal saat jajan ke kantin oleh siswa dan guru di unit SD.

Alhamdulillah, kegiatan berjalan dengan lancar. Semoga banyak ilmu baru yg diperoleh oleh para guru, sehingga mampu mengaplikasikannya. Semoga Allah mudahkan semua urusan kita dan sampai berjumpa di Dunia Inspirasi Aface tahun depan.

Serunya Kemah Ukhuwah SDIT Al-Fityan School Aceh

Serunya Kemah Ukhuwah SDIT Al-Fityan School Aceh

Kegiatan kemah ukhuwah SDIT Al-Fityan School Aceh merupakan salah satu program yang ditunggu para siswa dan wali siswa tiap tahunnya. Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari 2 malam yakni hari Selasa s.d Kamis tanggal 11-13 Februari 2020 yang berlokasi di kawasan Taman Rusa, Sibreh, Aceh Besar. Siswa yang ikut serta berjumlah 105, laki-laki 55 orang sedangkan perempuan berjumlah 50 orang. Adapun jumlah guru yang ikut serta 27 orang. Kegiatan tersebut bertujuan untuk melatih kemandirian, kedisiplinan siswa dan guru dalam segala hal, saling bekerjasama, tolong menolong, tanggung jawab, serta selalu hidup syukur.

Hari pertama (11/2) persiapan keberangkatan dari sekolah menggunakan bus menuju ke lokasi. Kegiatan dilanjutkan dengan upacara pembukaan, semua siswa dan guru berbaris rapi di lapangan. Pembina upacara sekaligus membuka secara resmi kegiatan kemah pramuka oleh Direktur Al-Fityan School Aceh Ust. Bustanul Arifin,S.Pd.I. Beliau menyampaikan bahwasanya kita harus memiliki jiwa yang tangguh seperti tokoh islam yang bernama Muhammad Al-Fatih yang pada usia 21 tahun berhasil menaklukkan wilayah konstantinopel. Hal yang ingin disampaikan untuk anak-anak generasi muda adalah bisa menjadi seperti Muhammad Al-Fatih seorang pemuda tangguh yang pada usia remajanya ia mampu menaklukkan wilayah benua Eropa. Dimana Eropa berada dibawah kekaisaran Romawi, dan ia juga mampu menguasai 6 bahasa yakni Arab, Turkey, Persia Ibrani, Latin dan Yunani.

Selesai upacara kegiatan dilanjutkan dengan makan siang dan persiapan sholat zhuhur berjama’ah di lapangan. Acara kembali dilanjutkan dengan materi sekaligus ice breaking dan games pramuka oleh Bpk. Zulhajiddin perwakilan dari PINSAKODA Aceh.

Usai sholat magrib berjama’ah semua siswa tilawah surah Al Kahfi secara bersamaan sembari menunggu waktu sholat isya. Sholat ‘isya di imami oleh Ust. Mubasshirullah,Lc yang menjadi pemateri kegiatan selanjutnya. Beliau menyampaikan materi yang mengisahkan tentang Nabi Musa dan Raja Fir’aun. Metode Penyampaian materi yang sangat bagus membuat anak-anak sangat antusias dalam menyimak kisah tersebut.

Keesokan harinya (12/2) dilanjutkan dengan berbagai game diantaranya: estafet air, memasukkan paku ke dalam botol, membawa bola dengan kayu, sambung slayer dsb. Malam harinya merupakan malam terakhir ba’da isya masing-masing siswa perkelompok menampilkan Pentas Seni (PENSI) sesuai dengan karya dan kerja sama kelompoknya.

Pada hari terakhir (13/2) dilanjutkan dengan hiking. Rangkaian kegiatan diakhiri dengan upacara penutupan oleh Ibu Sri Utami,SP. Kepala SDIT Al-Fityan School Aceh dan sebelum meninggalkan lokasi para siswa tak lupa untuk menikmati wahana yang ada dilokasi serta mandi kolam bersama.

Siswa SDIT Al-Fityan School Aceh Raih Juara di LBFT

Siswa SDIT Al-Fityan School Aceh Raih Juara di LBFT

Dalam rangka kegiatan tahunan, mahasiswa Fakultas Tekhnik Universitas Syiah Kuala Banda Aceh kembali mencari bakat di setiap daerah di seluruh Aceh untuk mengikuti Lomba Berhitung cepat Fakultas Tekhnik (LBFT). Setiap peraih juara pertama di daerah akan diundang kembali pada babak final untuk dilombakan kembali. Banyak sekolah mengikuti lomba ini mulai dari tingkat SD, SMP, dan SMA hingga umum.

Babak final berlangsung di Aula Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Lampeuneurut, Aceh Besar pada tanggal 19 Januari 2020.  Alhamdulillah Siswa/i SDIT Al-Fityan School Aceh ikut berpartisipasi dalam ajang tersebut, dan siswa atas nama Faiz Putra Fadhiliant yang sedang duduk di kelas 2 mampu meraih Juara 2 , dari tingkat SD A (kelas 1 dan 2). Selain itu Ully Irfan Mahrus kelas 4 juga berhasil meraih Juara 3 tingkat SD B (kelas 3 dan 4).

Siswa SDIT Al-Fityan School Aceh Raih Gold Award TIMO Heat Round 2019-2020

Siswa SDIT Al-Fityan School Aceh Raih Gold Award TIMO Heat Round 2019-2020

TIMO ( Thailand International Mathematical Olympiad ) adalah olimpiade matematika internasional tahunan yang digelar oleh Thailand Mathematics Society. Berbeda dengan olimpiade lain yang hanya menargetkan untuk kalangan elite saja, TIMO menyediakan kesempatan untuk semua siswa dari berbagai kalangan dari berbagai dunia.

Tahun ini  Thailand Mathematics Society kembali mencari bakat di setiap daerah di Indonesia untuk mengikuti Heat Round TIMO 2019-2020.  Setiap peraih gold award akan diundang kembali pada babak final di Thailand. Banyak sekolah mengikuti ajang International ini mulai dari tingkat SD, SMP, dan SMA. Kegiatan ini dilakasanakan diAlhamdulillah Siswa SDIT Al-Fityan School Aceh  atas nama Faiz Putra Fadhiliant yang sedang duduk di kelas 2 mampu meraih Gold Award pada babak Heat Round, setelah tahun lalu juga meraih gold award dan mengikuti babak final ke negara Thailand. Melansir dari situs resminya www.thaiimo.com disebutkan bahwa babak final TIMO akan diadakan di Chiang Mai (Thailand) pada April 2020.

SDIT AFACE Adakan Student’s Performance

SDIT AFACE Adakan Student’s Performance

Aceh Besar – Kamis 19 Desember 2019 SDIT Al-Fityan School Aceh sukses melaksanakan kegiatan Student’s Performance yang bertempat di GOR Syeikh Nabil Al-Fityan School Aceh. Tahun ini merupakan tahun ke dua dilaksanakan kegiatan ini, yang bertujuan untuk mengembangkan bakat dari masing-masing anak. Sehingga anak-anak mampu menjadi siswa yang kreatif, inovatif dan berdikari, tidak hanya dibidang akademik namun juga dibidang kesenian. Adapun yang ditampilkan pada kegiatan ini diantaranya dari bidang ekskul menampilkan panahan, story telling, taekwondo, dan english club. Sedangkan penampilan lain yang ditampilkan oleh para siswa antara lain tarian budaya, drama, shalawat, nasyid, teater musikal, tarian modern, paduan suara, musikalisasi puisi, tarian kreasi daerah dan terakhir ditutup dengan penampilan perkusi.

Selama acara berlangsung para siswa terlihat sangat senang dan bersemangat, ditambah lagi dengan support dari orang tua yang hadir dan menjadi tamu undangan pada acara tersebut.

Semoga dengan diselenggarakan acara ini, dapat menjadi wadah bagi semua siswa untuk tampil dan mengekspresikan kemampuan yang dimiliki, sebab semua siswa adalah juara pada bidangnya masing-masing.

Siswa SDIT Al-Fityan Raih 2 Juara di Fatih Versary 4.0

Siswa SDIT Al-Fityan Raih 2 Juara di Fatih Versary 4.0

Dalam rangka memperingati ulang tahunnya dengan tema “Lucida Sedera” (Pancarkan Sinarmu), Fatih Billingual School  mengundang siswa/i sekolah se-Banda Aceh dan Aceh Besar mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA untuk mengikuti beberapa cabang lomba selama tiga hari (20-23 November 2019) dalam rangkaian acara Fatih Versary 4.0. Siswa/i SDIT Al-Fityan School Aceh ikut berpartisipasi dalam beberapa cabang lomba tersebut. Dalam kegiatan ini ada dua siswa SDIT Al-Fityan School Aceh yang berhasil meraih juara, yaitu

  1. Aretha Anindya Rahman Juara 3 Cabang Lomba Spelling Bee
  2. Nadia Izzah Aqila Juara 3 Cabang Lomba Olimpiade Matematika

Barakallahufiikum….

Semoga berkah dan semakin banyak meraih prestasi dimasa yang akan datang…

Amin…

Chat sekarang
Halo, Ada yang bisa kami bantu ?
,السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Apa yang bisa kami bantu?
Powered by