Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Multimedia

Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Multimedia

Dalam upaya peningkatan kompetensi guru dalam abad 21 perlu rasanya terus mengasah kemampuan pendidik dalam pemanfaatan multimedia sebagai media pembelajaran. Pada Sabtu 15 Februari lalu 56 guru di jenjang SMPIT dan SMAIT mengikuti kegiatan pelatihan pengembangan bahan ajar ini. Peserta terbagi dalam dua sesi pertemuan, sesi pertama diikuti oleh 35 guru SMPIT mulai pukul 08.00 – 10.00 WIB dan sesi kedua diikuti oleh 21 guru SMAIT pada pukul 10.00 – 12.00 WIB.

Pelatihan ini di mentori oleh Bapak Aditiya Firmansyah, S.Pd.I yang merupakan salah satu guru Bahasa Inggris SMPIT Al-Fityan School Aceh.

 Peserta dilatih power point menggunakan slide-slide yang tersedia pada situs Thepop dan dilanjutkan penggunaan presentasi melalui aplikasi Focusky. Saat sesi Focusky para peserta terlihat sangat antusias mendengarkan penjelasan dan memberikan pernyataan kepada pemateri, karena hal ini masih tergolong jarang digunakan. Tidak hanya mendengarkan pemaparan saja, namun peserta diminta untuk langsung mencoba mempraktekkan pembuatannya di lokasi pelatihan. Diakhir kegiatan peserta telah berhasil menghasilkan satu presentasi sederhana menggunakan Focusky. Sebagai tindak lanjut, setiap peserta diharuskan mendesain satu media ajar dalam bentuk Focusky dan akan dikumpulkan pada 25 Februari 2020, setelah itu para guru diharapkan mampu mengembangkan bahan ajarnya masing-masing yang nantinya akan di gunakan dalam kegiatan pembelajaran dikelasnya.

Markaz Tahfizh Al Qur’an Al-Fityan School Aceh Adakan Pelatihan Manajemen Ma’had Al Qur’an

Markaz Tahfizh Al Qur’an Al-Fityan School Aceh Adakan Pelatihan Manajemen Ma’had Al Qur’an

Pelatihan Manajemen Ma’had Al Qur’an merupakan salah satu kegiatan Markaz Tahfizh Al Qur’an yang dilaksanakan pada tanggal 8 Februari 2020 bertempat di Mushalla Asrama Putri lantai 2. Acara ini diikuti oleh 35 santriwati Markaz Tahfizh Al Qur’an Al-Fityan School Aceh.

Adapun tujuan dari pelatihan ini adalah untuk menambah wawasan santriwati dalam mengembangkan tahfizh. Serta diharapkan dikemudian hari nanti, apabila sudah menyelesaikan pendidikan di Markaz tahfizh Al Qur’an Al-Fityan School Aceh dapat membumikan Al Qur’an dan mendirikan Ma’had tahfizh di daerah masing-masing.

Pada kesempatan kali ini materi diisi oleh Ustadz Muhammad Syafi’i, S.Pd.I Al-Hafizh yang merupakan salah satu pendiri pondok Tahfizh An-Nuur Lueng Bata Banda Aceh. Beliau memulai dengan kisah bagaimana beliau membangun dan mendirikan sebuah pondok tahfizh. Menurut beliau dalam membangun pondok tahfizh harus memiliki sifat kesabaran dan jiwa kepemimpinan dalam mengelola suatu usaha seperti merawat seorang bayi.
Adapun manajemen dalam mendirikan pondok tahfizh diantaranya :
* Ada prinsip atau sikap kepemimpinan
* Harus menyiapkan stategi
* Pantang menyerah (menerima apapun yang terjadi)
* Meluruskan niat, keyakinan yang benar dan kuat
* Menyatukan seluruh potensi seperti tujuan Visi dan Misi
* Memanajemen organisasi
* Dana dan tempat yang strategis
* Memilih guru yang mahir di bidang Tahfizh

 

Pelatihan Peningkatan Kemampuan Guru Bina Pribadi Islami (BPI) Al-Fityan School Aceh

Pelatihan Peningkatan Kemampuan Guru Bina Pribadi Islami (BPI) Al-Fityan School Aceh

Pelatihan Peningkatan Kemampuan Guru Bina Pribadi Islami yang mer upakan salah satu mata pelajaran di Sekolah Islam Terpadu dilaksanakan pada tanggal 11 Januari 2020 bertempat di Aula Restoran Al Fityan School Aceh. Tema yang diangkat pada pertemuan kali ini adalah Mendidik Pribadi Islami Amanah Kemajuan Ummat diharapkan menjadi pengingat bahwa generasi penerus umat ini adalah amanah yang harus dibentuk dan dididik untuk siap menghadapi problematika dan kemajuan zaman.

Acara yang dibuka oleh Musyrif Tarbawi Al Fityan School Aceh Ustadz Dirham Qulyubi, S.Pd.I ini diikuti oleh guru Bina Pribadi Islami jenjang SMPIT dan SMAIT. Kegiatan dibagi dalam dua sesi, dimana sesi pertama diisi oleh Ust. Syaifunsyah, S.E. Ak mengenai manajemen tarbiyah yang membahas tentang pentingnya membina generasi Islam, bagaimana manajemen berinteraksi antara pembina dan peserta didik, adab pelaksanaan pertemuannya, serta metode dan sarana yang dapat digunakan untuk mencapai sasaran dari kegiatan tarbiyah. Di sesi ini peserta sangat aktif bertanya dan melakukan sharing serta diskusi bersama pemateri yang memang memiliki banyak pengalaman dalam kegiatan tarbiyah di dalam dan luar negeri.

Pada sesi dua, pemateri Dr. Saiful Akmal yang merupakan salah satu dosen di UIN Ar Raniry mengajak peserta untuk memperdalam pemahamannya akan keberadaan Rasul dan pengenalan terhadap diri manusia sendiri melalui materi Ta’riful Rasul dan Ta’riful Insan. Peserta terlihat serius menyimak materi yang disampaikan pemateri, hal ini disebabkan apa yang didapatkan merupakan bekal yang nanti akan disampaikan kembali kepada peserta didik di kelompok Bina Pribadi Islaminya masing-masing. Kegiatan pelatihan ini merupakan rangkaian kecil dari serangkaian kegiatan tarbawi untuk peningkatan keilmuan dan kemampuan para guru BPI. Diharapkan semangat menuntut ilmu dan memperkaya khasanah keilmuan para guru dapat semakin meningkat guna melaksanakan tugas peradaban ini dengan sebaik-baiknya.

Chat sekarang
Halo, Ada yang bisa kami bantu ?
,السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Apa yang bisa kami bantu?
Powered by