SMAIT Al-Fityan School Aceh Meriahkan Hari Guru Nasional dengan Berbagai Lomba

SMAIT Al-Fityan School Aceh Meriahkan Hari Guru Nasional dengan Berbagai Lomba

Menurut undang-undang No. 14 tahun 2005 guru adalah tenaga pendidik profesional dibidangnya yang memiliki tugas utama dalam mendidik, mengajar, membimbing, memberi pelatihan, memberi penilaian dan mengadakan evaluasi kepada peserta didik yang menempuh pendidikannya sejak usia dini melalui jalur formal pemerintahan berupa sekolah dasar hingga sekolah menengah.
Hari Guru Nasional diperingati setiap tanggal 25 November. Tahun ini peringatan hari guru dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 25 November 2020 di Komplek Al-Fityan School Aceh dengan tema “Guru adalah murabbi generasi muda dan pencetak peradaban”. SMAIT melakukan beberapa kegiatan dalam rangka menyambut hari guru. Seluruh guru dan karyawan Al-Fityan mengikuti upacara peringatan hari guru di lapangan sekolah yang dipimpin oleh direktur Al Fityan School Aceh Ust . Bustanul Arifin,S.Pd.I. Setelah upacara selesai pembagian reward kepada guru kategori terdisiplin setiap unit, untuk SMA dimenangkan oleh Mursyida, S.Pd.I. Kemudian seluruh guru melanjutkan kegiatan di unit masing-masing yaitu lomba Rangking 1 mengenai pengetahuan umum pengetahuan Islam dan Sirah nabawiyah yang dimenangkan oleh Yulisna, S.Pd.I , lomba MHQ kategori juz 30 untuk guru umum dibagi menjadi 2 bagian yaitu putra dan putri.
Juara kategori putri
1. Tuti Handayani, S.Pd
2. Yulisna, S.Pd.I
3. Mimi Ariyanti, S.Pd.l
Juara kategori putra
1. Eko Budi Purwanto, S.Si
2. Rahmat Syukri, S.Pd
3. Faisal
Kategori juz 29-30 untuk guru Al-Qur’an juga dibagi menjadi 2 bagian yaitu putra dan putri
Juara kategori putri
1. Lela Hayati, S.Pd
2. Siti Mauliza, S.Pd.
3. Wildaniar
Juara kategori putra
1. Zunuanis, S.Pd.I
2. Dedek A, S.Pd.I
3. Aulia putra rizki, S.Pd.I
dan lomba membuat video pembelajaran kreatif dimenangkan oleh:
1. Yulisna, S.Pd.I
2. Nova Aprilya, S.E
3. Leny Agustina, S.Pd.l
Kebersamaan makin meriah saat makan siang bersama dan pemotongan kue hari guru oleh kepala sekolah SMAIT Al Fityan School Aceh Ibu Nita Agustini, S.Pd yang diberikan secara simbolis kepada ibu cut Eli Wati S.Ag selaku wakil kurikulum kemudian diakhiri pengumuman pemenang setiap perlombaan dan foto bersama, kegiatan hari guru berjalan dengan baik dan gembira. Bersyukur menjadi seorang guru, terus berkarya dan mengupgrade diri menjadi pribadi guru terbaik dunia akhirat.
SMAIT Al-Fityan Adakan Ujian Semester Genap Online

SMAIT Al-Fityan Adakan Ujian Semester Genap Online

Ujian semester genap Tahun Pelajaran 2019-2020 kali ini dilaksanakan berbeda dari biasanya yaitu secara online. Hal ini dikarenakan kondisi pandemik COVID-19 yang melanda negeri ini sehingga semua proses kegiatan belajar dilaksanakan dari rumah sesuai protokol yang ditetapkan pemerintah Aceh.

Musibah pandemik COVID-19 yang sedang mewabah tidak boleh dijadikan alasan untuk tidak belajar. Oleh sebab itu Yayasan Al Fityan School Aceh menerapkan sistem belajar daring sejak Maret 2020 hingga saat ini. Pelaksanaan ujian semester genap kali ini juga dilakukan online, mulai dari 10-22 Juni 2020. Ujian dilaksanakan mulai pukul 07.40 WIB s.d. 12.30 WIB.

Ujian online ini merupakan ujian perdana yang dilaksanakan dengan menggunakan aplikasi google formulir. Antusiasme siswa dalam mengikuti ujian online ini sangat tinggi, karena ini pengalaman ujian online pertama bagi mereka. Alhamdulillah seluruh siswa dapat mengikuti ujian dengan lancar.

Tabarruj dan Ikhtilath dalam Pandangan Islam! Jalsah Imaniyah SMAIT Al-Fityan School Aceh

Tabarruj dan Ikhtilath dalam Pandangan Islam! Jalsah Imaniyah SMAIT Al-Fityan School Aceh

Jalsah Imaniyah kali ini diselenggarakan di Aula Lantai 2 Al-Fityan School Aceh. Peserta kegiatan ini adalah siswi SMAIT Al-Fityan School Aceh yang berjumlah 103 orang. Kegiatan yang dilaksanakan Jum’at siang tanggal 21 Februari 2020 ini dimulai pada pukul 12:00 s.d. 13:30 WIB.

Acara dibuka oleh Hanun Nisa Firdaus selaku moderator dan Tilawatil Quran oleh Cut Muhairani. Kemudian dilanjutkan tausiah oleh ustazah Nurul A’la, S.Si. yang mengupas tentang “Tabarruj dan Ikhtilath dalam Pandangan Islam”. Beliau menyampaikan, “Tabarruj adalah wanita yang memamerkan kecantikan dan perhiasannya kepada laki-laki yang bukan mahramnya. Beliau melanjutkan, dalam surat Al-Ahzab 31-33 Allah melarang wanita mendayu-dayu kan suara, ucapkanlah perkataan yang baik, stay dirumah (keluar jika ada keperluan ), jangan berhias dan bertingkah laku seperti orang jahiliyah . Hal-hal yang dianggap tabarruj: menyambung rambut, mewarnai kuku, menyemir rambut, dll. Sedangkan ikhtilath merupakan bercampur baur antara laki-laki dan perempuan dalam forum yang tidak syar’i, walaupun banyak orang didalamnya”. Para peserta mendengarkan dengan antusias. Acara diakhiri dengan shalat zhuhur berjamaah.

SMAIT Al-Fityan School Aceh Adakan MABIT

SMAIT Al-Fityan School Aceh Adakan MABIT

MABIT (Malam Bina Iman dan Taqwa) kali ini diselenggarakan di Mesjid An-Nur yang berada dikomplek Stasiun TVRI Aceh. Mesjid ini dipilih karena lokasi yang sangat strategis untuk kegiatan sejenis MABIT atau I’tikaf karena jauh dari keramaian yang membuat suasanya lebih tenang, sehingga peserta bisa lebih fokus pada kegiatan atau agenda-agenda MABIT. Peserta pada MABIT kali ini adalah siswa putra kelas X, XI dan XII SMAIT Al-Fityan School Aceh yang berjumlah 90 siswa. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jum’at tanggal 21-22 November 2020 ini dimulai dengan Shalat Maghrib berjama’ah, kemudian dilanjutkan dengan mengikuti tausiah Maghrib yang diadakan oleh pengurus masjid setempat, kemudian peserta makan malam bersama.

Pukul 20.05 WIB waktu ‘Isya pun tiba dan peserta menunaikan shalat berjama’ah. Setelah ‘Isya, panitia memberikan pengarahan kepada para peserta tentang adab-adab MABIT dan masuk ke tempat orang lain atau bertamu.

Mulai pukul 21.00 WIB peserta mengikuti agenda berikutnya yaitu tilawah minimal 1 juz setiap peserta. Kemudian dilanjukan agenda materi inti dengan tema “Urgensi Bekerja Sama dalam Linkup Sekolah dan Masyarakat” yang diisi oleh Ust. Dr. Phil. Saiful Akmal, seorang dosen disalah satu kampus terkenal di Aceh yaitu UIN Ar-Raniry, beliau juga Lulusan dari Jerman yang sudah memiliki banyak jam terbang dalam dunia dakwah nya dinegeri orang. Tausiah yang disampaikan berlangsung sekitar satu setengah jam, dalam penyampaiannya beliau mengatakan bahwa kita hidup di dunia ini harus saling bahu membahu dalam mencapai kemajuan yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.

Setelah mendengarkan tausiah, peserta dianjurkan langsung istirahat agar bisa bangun disepertiga malam tanpa merasa berat untuk melaksanakan shalat tahajjud dan witir. Shalat tahajjud yang dilaksanakan pada akhir waktu malam tersebut diimami langsung dari kalangan siswa yang sudah memiliki bacaaan yang cukup baik dan sudah hafidz beberapa juz. Shalat tahajjud yang dilaksanakan sebanyak 11 rakaat termasuk 3 raka’at shalat witir.

Setelah selesai shalat subuh berjamaah, para siswa dibimbing oleh panitia untuk membaca al-ma’tsurah pagi dan evaluasi wajibat yaumiyah selama sepekan sebelum MABIT. Panitia menyediakan hadiah untuk peserta yang wajibat yaumiyahnya terbaik dan paling disiplin.

Kegiatan MABIT yang rutin dilaksanakan ini, bertujuan untuk mendidik para siswa agar terbiasa mengisi malam harinya dengan memperbanyak aktivitas-aktivitas ibadah seperti shalat tahajjud,tilawah dan agenda i’tikaf lainnya di mesjid sehingga dapat diaplikasikan dalam ibadah sehari-hari.

Al Aqsa di Hati Kami! SMPIT dan SMAIT Al-Fityan School Aceh Adakan Seminar Palestina

Al Aqsa di Hati Kami! SMPIT dan SMAIT Al-Fityan School Aceh Adakan Seminar Palestina

Seminar umum merupakan suatu kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap sebulan sekali, bagi seluruh siswa di SMPIT dan SMAIT Al Fityan School Aceh. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah ilmu pengetahuan siswa dan setiap bulan sekali dilakukan rutin, adapun tema seminar bulan ini adalah “Al Aqsa dihati Kami”.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 19 Februari 2020 di Aula Asrama Putri untuk siswa putri dan Mesjid Al Fityan School Aceh untuk siswa putra. Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 s.d 11.00 WIB untuk putri dan 11.00 s.d 12.45 WIB untuk putri. Sesi materi putri disampaikan oleh Ustazah Ratna Juwita dan putra oleh Ustad Saifunsyah Ibrahim. Kedua pemateri menyampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami siswa tentang bagaimana kondisi Palestina dari awal hingga kini. Orang Yahudi sekarang sudah menguasai lebih dari 85% tanah Palestina. Bandingkan dengan pertama kalinya mereka menginjakkan kaki di tanah Palestina yang hanya berjumlah sekitar tidak kurang dari 5% saja. Umat muslim dunia harus memperjuangkan palestina, karena Palestina adalah Tanah Wakaf Umat Islam. Istilah tanah wakaf pertama kali diucapkan oleh Amirul-mukminin Umar bin Al-Khattab radhiallahu anhu. Selain dari pada itu lanjut pemateri, di sana ada Masjid Al-Aqsa. Ada apa dengan Masjid Al-Aqsa? Mengapa masjid tersebut menjadi alasan kita harus membela Palestina? Ketahuilah, bahwasanya kiblat pertama umat Islam adalah Al-Aqsa. Masjid Al Aqsa adalah tempat bersejarah, singgahnya Rasulullah Muhammad SAW dalam perjalanan Isra’ dan Mi’raj, sebagaimana diabadikan dalam Al-Quran.

سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَى بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ ءَايَاتِنَا إِنَّهه هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ

Artinya : “Maha suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada waktu malam dari Masjid Al-Haram ke Masjid Al-Aqsha yang diberkahi sekelilingnya untuk Kami perlihatkan tanda-tanda kekuasaan Kami, bahwasanya Dia itu Maha Mendengar dan Maha Melihat.“ (Q.S. Al-Isra [17] : 1).

Selain itu, Masjid Al-Aqsa juga memiliki keistimewaan lain. Abu Hurairah r.a. mengatakan bahwa Rasulullah bersabda;

لاَ تُشَدُّ الرِّحَالُ إِلاَّ إِلَى ثَلَاثَةِ مَسَاجِدَ مَسْجِدِ الْحَرَامِ وَمَسْجِدِي هَذَا وَالْمَسْجِدِ الْأَقْصَ

“Tidaklah diadakan perjalanan dengan sengaja, kecuali ke tiga masjid; masjidku ini (di Madinah), Masjidil Haram (di Makkah), dan Masjidil Aqsha.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Dalam riwayat lain Rasulullah bahkan mengatakan bahwasanya shalat di Masjid Al-Aqsa seperti shalat 1.000 rakaat.

Pemateri mengajak seluruh perserta untuk membantu bangsa palestina selain dengan doa juga dengan berhenti memakai produk-produk yahudi yang juga diperlihatkan pada saat materi berlangsung. Kegiatan juga diselingi dengan pemutaran video-video perjuangan palestina yang dapat membangkitkan semangat dan menambah kecintaan peserta terhadap palestina. Kegiatan seminar pada bulan ini diharapkan dapat menambah wawasan dan kepedulian para siswa terhadap Palestina yang masih terjajah sampai saat ini.

 

Chat sekarang
Halo, Ada yang bisa kami bantu ?
,السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Apa yang bisa kami bantu?
Powered by